Tepat seratus tahun lalu, Hans Wilsdorf mematenkan sebuah inovasi yang mengubah arah sejarah horologi: Oyster case. Jam tangan kedap air pertama di dunia ini meletakkan fondasi bagi setiap dive watch, tool watch, hingga sports watch modern yang kita kenal sekarang.
Pada gelaran Watches & Wonders Geneva 2026 di Palexpo kemarin, Rolex menjawab rasa penasaran para kolektor global tentang bagaimana mereka akan merayakan satu abad warisan fundamental ini. Langkah yang diambil Rolex bukan sekadar merilis ulang desain lawas demi nostalgia, melainkan mendefinisikan ulang masa depan lini paling ikonik mereka melalui tema “Oyster Story”.
Lima Rolex Koleksi 2026 yang Layak Dikoleksi
Dari pengamatan OnTrend, ada lima jam tangan model terbaru yang layak dikoleksi trendsetters sekalian.
Oyster Perpetual 41 Centenary (ref. 134303)
Inilah bintang utama yang merayakan satu abad Oyster case. Rolex mengambil langkah tak biasa lewat konfigurasi dua-tone modern pada lini Oyster Perpetual: perpaduan baja Oystersteel 41mm dengan bezel dan crown emas kuning 18 karat. Uniknya, bagian bracelet tetap dibuat full steel tanpa aksen emas di tengah, memberikan penghormatan pada arsitektur Oyster klasik.
Di atas dial abu-abu (slate sunray), logo Rolex dan penanda jam hadir dalam warna hijau khas brand. Kejutan terbesarnya ada di posisi jam 6, di mana teks “100 years” menggantikan tulisan tradisional “Swiss Made”, senada dengan ukiran angka “100” yang timbul pada crown. Dibanderol sekitar USD 9.650, jam tangan ini dipastikan menjadi target buruan paling sengit tahun ini.
Yacht-Master II Generasi Baru
Sempat pamit pada 2024 setelah mengabdi selama 17 tahun, sang instrumen regatta kembali bangkit melalui perombakan total. Dari segi teknis, Rolex menanggalkan Ring Command bezel yang rumit dan menggantinya dengan antarmuka yang jauh lebih intuitif. Menggunakan Kaliber 4162 terbaru, fitur countdown pengukur waktu mundur kini bergerak berlawanan arah jarum jam (counterclockwise) agar lebih cepat terbaca saat detik-detik krusial di atas dek kapal.
Skala regatta yang tadinya mendominasi dial kini digeser dengan rapi ke bagian flange, menyisakan dial putih pernis yang bersih dengan small seconds di jam 6. Untuk versi Oystersteel, jam berdiameter 44mm ini dibanderol seharga USD 20.300.
Cosmograph Daytona Rolesium (Exceptional Watches)

Masuk dalam lini off-catalogue yang super eksklusif, Daytona untuk pertama kalinya mengadopsi konstruksi Rolesium—perkawinan antara ketangguhan baja Oystersteel dan kemewahan platinum. Karakter kontemporernya langsung terasa lewat skala kecepatan (tachymetric) pada bezel yang menampilkan angka-angka horizontal bergaya minimalis, sebuah penghormatan visual terhadap Daytona generasi pertama. Bagian belakang jam menggunakan kaca safir transparan yang dibingkai cincin platinum masif. Arloji ini hanya dialokasikan untuk kolektor level tertinggi melalui jaringan butik utama.
Day-Date 40 Jubilee Gold (Exceptional Watches)

Setelah dua dekade sejak kelahiran Everose, Rolex akhirnya memperkenalkan logam emas baru yang diracik di laboratorium internal mereka: Jubilee Gold. Logam 18 karat ini memancarkan kilau yang tenang berkat perpaduan warna kuning lembut, abu-abu hangat, dan semburat merah muda halus. Untuk debutnya, material ini dipasangkan dengan dial dari batu aventurin hijau muda alami. Tekstur mineral alami di dalamnya menjamin tidak akan ada dua jam tangan yang memiliki corak serupa. Dipermanis dengan indeks berlian potongan baguette, mahakarya ini adalah definisi kemewahan yang subtil.
Datejust 41 Ombré Green

Bagi peminat lini Datejust yang menginginkan sesuatu yang berbeda, versi White Rolesor (baja dengan bezel emas putih) ini membawa karakter yang sangat kuat. Rolex menerapkan teknik gradasi pada dial hijau pernis, menciptakan efek gelap yang pekat ke arah tepi lingkaran. Karakter visualnya yang dominan namun tetap formal menjadikannya kandidat jam tangan harian paling berkarakter untuk gaya kasual-elegan Anda.
Informasi Praktis
Harga
Dari USD 6.750 (Oyster Perpetual 36 entry) hingga USD 98.100 (Day-Date 36 diamond). Jubilee Gold Day-Date 40 dan Daytona Rolesium: upon request melalui boutique resmi. Yacht-Master II Oystersteel: USD 20.300.
Cara Pemesanan
Melalui Rolex Authorized Dealer (AD) resmi. Cari dealer di rolex.com/en-us/rolex-dealers. Untuk referensi high-demand seperti OP Centenary dan Daytona Rolesium, waiting list sudah berjalan sejak pengumuman di Geneva.
Akses Prioritas
Untuk koleksi off-catalogue atau Exceptional watches, kunci utamanya adalah hubungan jangka panjang dengan satu AD — konsistensi pembelian lintas lini, bukan hanya mengincar referensi tertentu. Boutique Rolex resmi di Jakarta tersedia di pusat perbelanjaan premium utama.
Yang Perlu Diketahui
- “Pepsi” GMT-Master II resmi dihentikan. Konfirmasi dari Watches & Wonders — ref. ini tidak akan kembali untuk saat ini.
- Jubilee Gold dan Daytona Rolesium tidak akan masuk display boutique reguler. Alokasi dikontrol ketat oleh Rolex langsung.
- Yacht-Master II adalah satu-satunya model yang kembali setelah discontinuation — kejadian yang sangat jarang di Rolex.
- Superlative Chronometer standard diperbarui di 2026, kini mencakup kriteria tambahan terkait ketahanan terhadap magnetisme, reliabilitas jangka panjang, dan sustainability.
Rekomendasi
Koleksi 2026 Rolex tidak seprovocative Land-Dweller tahun lalu — tapi justru itulah yang membuatnya kuat secara jangka panjang. OP Centenary dan Daytona Rolesium adalah dua referensi yang kemungkinan besar akan menguat di pasar sekunder dalam waktu dekat. Yacht-Master II baru relevan untuk kolektor komplikasi yang sudah lama menunggu versi teknis yang lebih modern. Bagi yang baru masuk ke ekosistem Rolex, Datejust 41 Ombré Green atau OP Centenary di kisaran USD 9.650–10.000 adalah titik masuk paling compelling yang hadir dalam beberapa tahun terakhir.
]]>


Leave a Reply