No Result
View All Result
Newsletter
ONTREND Indonesia
No Result
View All Result
ONTREND Indonesia

Bandara Pertama di Dunia Bertema Pokémon Dibuka 7 Juli 2026 di Jepang

Redaksi Ontrend by Redaksi Ontrend
Mei 18, 2026
in Travel, Destination
0
Share on FacebookShare on Twitter

Mulai 7 Juli 2026, Noto Satoyama Airport di Prefektur Ishikawa, Jepang, resmi berganti nama menjadi Noto Satoyama Pokémon With You Airport — sebuah pencapaian yang belum pernah ada sebelumnya: bandara pertama di seluruh dunia yang secara resmi menyandang nama franchise Pokémon. Bukan sekadar dekorasi musiman, transformasi ini dijadwalkan berlangsung selama lebih dari tiga tahun, sampai akhir September 2029.

Proyek ini lahir dari kolaborasi antara Pemerintah Prefektur Ishikawa dan Pokémon With You Foundation, sebuah yayasan nirlaba yang berfokus pada pemulihan komunitas pascabencana. Konteksnya penting: pada 1 Januari 2024, gempa bumi dahsyat mengguncang Semenanjung Noto, menelan 732 korban jiwa, 2 orang masih hilang, dan lebih dari 1.400 orang terluka. Pariwisata lokal pun terhenti. Rebranding ini adalah bagian dari strategi jangka panjang untuk memulihkan arus wisatawan — dan Pokémon, dengan basis penggemar global yang tidak perlu dipertanyakan lagi, dipilih sebagai katalisatornya.

Bukan kebetulan juga bahwa ini bersamaan dengan perayaan ulang tahun Pokémon ke-30 tahun 2026 — momen yang tepat untuk langkah se-ambisius ini.

Interior Noto Satoyama Pokémon With You Airport

Apa yang Akan Ditemukan di Dalam Bandara

Begitu masuk, atrium dua lantai langsung menyambut dengan instalasi balon raksasa Pikachu yang bertengger di atas replika pesawat, dikelilingi oleh karakter-karakter tipe terbang yang melayang di sekitarnya. Seluruh 111 Pokémon tipe terbang yang telah ditemukan hingga Mei 2026 — tanpa regional variant dan bentuk Mega — akan tersebar di berbagai sudut bandara, mulai dari dinding, tiang, papan petunjuk, hingga jembatan boarding. Bagi penggemar, ini semacam “catch ‘em all” versi dunia nyata.

Lantai pertama area kedatangan menampilkan instalasi berskala besar bertajuk “Akarui Mirai” (Masa Depan Cerah) — karya seni orisinal yang dibuat pada 2024 untuk mendukung upaya rekonstruksi Noto pascagempa. Pikachu, Plusle, dan Minun yang tergambar di bagian tengah karya tersebut bahkan diwujudkan sebagai monumen tiga dimensi di dalam terminal.

Di lantai tiga, dek observasi yang biasanya dipakai untuk menyaksikan pesawat lepas landas kini disulap menjadi “Pikachu’s Satoyama” — ribuan figur Pikachu yang tersusun membentuk lanskap satoyama, zona peralihan antara perbukitan dan dataran yang menjadi bagian dari nama bandara itu sendiri. Jika diperhatikan lebih teliti, ada beberapa Pokémon lain yang bersembunyi di sela-sela kerumunan Pikachu.

Pengalaman di dalam terminal juga diperkaya dengan tiga film pendek orisinal yang bisa ditonton lewat smartphone saat berada di area bandara. Salah satunya berjudul “Fly! Bagon” — kisah tentang Bagon kecil yang bermimpi bisa terbang, yang terhubung langsung dengan patung Bagon di dalam bandara yang menengadah menatap Salamence di atas.

Lebih dari Sekadar Bandara

Pengalaman Pokémon tidak berhenti begitu kamu keluar dari terminal. Mulai pertengahan Juli 2026, dua bus bertema Pokémon dari Hokuriku Railroad Group akan beroperasi di seluruh Semenanjung Noto. Satu bus mengikuti rute ekspresi yang menghubungkan Stasiun Kanazawa, Noto Satoyama Airport, dan Kota Wajima. Bus kedua adalah layanan wisata baru yang menghubungkan bandara ke berbagai spot Pokémon di seluruh semenanjung — termasuk Wakura Pokémon Footbath di Nanao City, sebuah pemandian kaki bertema yang sudah dibuka sejak 12 Mei 2026, dan monumen Sylveon di Suzu City.

Di sisi kuliner dan merchandise, Restaurant Annon di dalam bandara dijadwalkan menyajikan menu bertema Pokémon, sementara toko suvenir di terminal akan menawarkan merchandise eksklusif yang hanya tersedia di lokasi ini.

Informasi Praktis

Cara ke Sana

Satu-satunya koneksi udara ke Noto Satoyama Airport adalah dari Tokyo Haneda, dioperasikan oleh ANA sebanyak dua kali sehari — berangkat pukul 08.55 dan 15.30. Durasi penerbangan sekitar 55 menit. Harga tiket sekali jalan kelas ekonomi mulai dari ¥10.185 (sekitar Rp1,1 juta) berdasarkan situs ANA.

Reservasi & Info Resmi

Detail rute bus wisata akan diumumkan kemudian. Pantau informasi terbaru di website resmi Noto Satoyama Airport dan situs Ishikawa Prefecture.

Yang Perlu Diketahui

  • Kapan buka? 7 Juli 2026, dengan periode Pokémon berlangsung hingga 30 September 2029.
  • Siapa yang paling cocok? Keluarga dengan anak, penggemar Pokémon dari berbagai usia, dan siapa pun yang ingin menjelajahi sisi Jepang yang lebih jarang dikunjungi.
  • Apakah ada biaya masuk untuk instalasi? Instalasi di dalam terminal dapat dinikmati oleh penumpang yang menggunakan bandara. Tidak ada biaya terpisah yang diumumkan untuk akses dekorasi.
  • Apa lagi yang bisa dikunjungi di Noto? Semenanjung Noto menawarkan garis pantai yang dramatis, desa pengrajin, pemandian air panas (onsen), dan kuliner lokal yang khas — jauh dari keramaian Kyoto atau Tokyo.

Untuk wilayah yang masih dalam proses pemulihan, langkah ini terasa tepat dan cerdas sekaligus. Menghadirkan Pokémon — franchise yang dikenal hampir semua orang di dunia — ke sebuah bandara regional di Jepang tengah bukan keputusan kecil. Hasilnya adalah destinasi yang membuat orang memiliki alasan konkret untuk memesan tiket ke Noto, bukan hanya sekadar transit. Kalau kamu penggemar Pokémon atau sedang mencari sisi Jepang yang belum banyak terjelajahi, ini bisa jadi alasan yang cukup kuat untuk memasukkan Ishikawa ke dalam itinerary musim panas ini.

Tags: airportjepangpokemon
Previous Post

Bombay Dreams Wan Chai: Restoran Indian Halal Autentik Favorit Komunitas Muslim Hong Kong

Next Post

Asal Usul Laksa Singapore: Kisah Sup Pedas yang Lahir dari Dua Dunia

Redaksi Ontrend

Redaksi Ontrend

Next Post
Asal Usul Laksa Singapore: Kisah Sup Pedas yang Lahir dari Dua Dunia

Asal Usul Laksa Singapore: Kisah Sup Pedas yang Lahir dari Dua Dunia

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

  • Bak Kut Teh: Sup Tulang Babi yang Jadi Sarapan Favorit Pekerja Pelabuhan Singapore
  • Char Kway Teow: Mie Goreng “Paling Berlemak” yang Justru Paling Dicintai Singapore
  • Chili Crab Singapore: Dari Resep Iseng Ibu Rumah Tangga hingga Makanan Paling Ikonik di Asia
  • Hainanese Chicken Rice: Makanan “Nasional” Singapore yang Lahir dari Pulau Kecil di China
  • Asal Usul Laksa Singapore: Kisah Sup Pedas yang Lahir dari Dua Dunia
Facebook Twitter

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Depan

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.