Kebanyakan orang yang pergi ke Jepang dan menyebut “tiga taman terbesar Jepang” bisa menyebutkan Kenrokuen di Kanazawa dan Korakuen di Okayama. Tapi yang ketiga — Kairakuen di Mito, Ibaraki — hampir tidak pernah masuk dalam percakapan wisata internasional, meskipun ini adalah taman yang paling unik dari ketiganya dan memiliki atraksi musiman yang tidak ada tandingannya di Jepang. Kalau kamu mau merasakan musim bunga Jepang tanpa antrean sakura, ini adalah jawabannya.
Kairakuen: Taman Plum Terbaik Jepang yang Paling Diabaikan
Kairakuen didirikan pada 1842 oleh Lord Tokugawa Nariaki — dan berbeda dari dua taman besar lainnya, Kairakuen sejak awal dirancang untuk umum, bukan hanya untuk kalangan bangsawan. Kata “kairaku” sendiri berarti “berbagi kesenangan dengan rakyat” — filosofi yang terasa sangat modern untuk zamannya.
Yang membuat Kairakuen unik secara absolut: taman ini adalah pusat plum blossom (ume) terbesar di Jepang, dengan lebih dari 3.000 pohon plum dari sekitar 100 varietas berbeda. Ketika pohon-pohon ini mekar serentak pada Februari–Maret, Kairakuen berubah menjadi lautan putih-merah muda-ungu yang luar biasa — jauh sebelum musim sakura dimulai.
Kairakuen Ume Matsuri adalah salah satu festival bunga paling awal di Jepang. Di sini, kamu bisa menikmati pemandangan yang setara dengan Arashiyama di musim cherry blossom — tapi dengan kerumunan yang jauh lebih sedikit, karena sebagian besar wisatawan internasional belum tahu bahwa plum blossom itu ada, apalagi bahwa ia mekar sebulan lebih awal dari sakura.
Tiket masuk: ¥300 (Maret–November), gratis di luar musim plum.
Kobuntei: Paviliun Bersejarah di Tepi Danau
Di dalam Kairakuen, ada Kobuntei — paviliun kayu dua lantai yang dibangun pada 1841 sebagai tempat peristirahatan Lord Tokugawa Nariaki. Dari lantai dua paviliun ini, kamu bisa melihat pemandangan Danau Senba di satu sisi dan hamparan pohon plum di sisi lain — komposisi yang sudah tidak berubah sejak dua abad lalu.
Kobuntei juga punya ruang tatami asli yang bisa dinikmati sambil minum matcha yang disajikan oleh staf berpakaian tradisional. Tiket masuk Kobuntei terpisah dari taman: ¥190. Ini adalah salah satu hidden gem yang paling worth it untuk dimasuki.
Hitachi Seaside Park: Bonus 30 Menit dari Mito
Kalau kamu pergi ke Mito, tambahkan satu pemberhentian: Hitachi Seaside Park di pesisir Ibaraki, sekitar 30 menit dari Mito. Taman ini terkenal dengan hamparan nemophila biru (baby blue eyes) yang menutup seluruh bukit Miharashi di bulan April–Mei, dan kochia (ball-shaped shrubs merah menyala) di musim gugur Oktober.
Hitachi Seaside Park sudah mulai ramai dalam beberapa tahun terakhir, tapi dibandingkan dengan taman bunga terkenal di Hokkaido atau Kyoto, masih jauh lebih sepi. Tiket masuk ¥450 — dan pemandangannya adalah sesuatu yang sulit dideskripsikan dengan kata-kata tanpa terdengar berlebihan.
Yang Perlu Kamu Tahu
Transportasi: Dari Tokyo (Ueno), naik Joban Line Rapid atau Limited Express ke Mito Station — 1 jam 20 menit dengan Limited Express (¥3.270 sekali jalan, JR Pass berlaku). Alternatif lebih terjangkau: Joban Line Rapid biasa sekitar 2 jam.
Kombinasi perjalanan: Mito bisa dikombinasikan dengan Hitachi Seaside Park dalam satu hari — ini adalah kombinasi paling efisien jika datang saat musim nemophila atau kochia.
Waktu terbaik: Februari–Maret untuk plum blossom di Kairakuen. April–Mei untuk nemophila di Hitachi Seaside Park. Oktober untuk kochia di Hitachi.
Soal natto: Mito adalah ibu kota natto dunia. Bahkan jika kamu bukan penggemar, mencobanya di sini adalah pengalaman yang setidaknya bisa dijadikan cerita — ada natto soft ice cream, natto pizza, dan bahkan natto cocktail di beberapa bar lokal.
Jadi, kenapa harus ke sini? Mito dan Kairakuen adalah bukti bahwa Jepang menyimpan keindahan musiman yang bahkan lebih langka dari sakura — dan lebih mudah dinikmati karena lebih sepi. Plum blossom di Kairakuen mekar sebulan sebelum sakura, artinya kamu mendapat keindahan yang sama tanpa harus bersaing untuk tempat piknik. Tambahkan Hitachi Seaside Park dan Mito menjadi salah satu day trip paling efisien dari Tokyo yang pernah ada.
Pertanyaan yang Sering Ditanyakan
Kapan tepatnya plum blossom mekar di Kairakuen?
Biasanya antara pertengahan Februari hingga awal Maret — bervariasi setiap tahun tergantung suhu. Cek website resmi Kairakuen atau akun media sosial mereka sekitar 2 minggu sebelum berangkat untuk status mekar terkini.
Apakah Mito dan Nikko bisa dikunjungi dalam satu trip?
Keduanya bisa dicapai dari Tokyo, tapi dalam arah yang berbeda. Kombinasi keduanya dalam satu hari tidak efisien — lebih baik jadikan dua hari terpisah, atau pilih satu.
Apakah ada ryokan atau penginapan menarik di Mito?
Mito tidak punya ryokan bersejarah seperti Nikko atau Hakone, tapi ada beberapa business hotel yang nyaman di sekitar stasiun. Untuk pengalaman menginap yang lebih menarik, pertimbangkan menginap di dekat Hitachi Seaside area.
