Setiap pagi di Hong Kong dan Guangdong, toko-toko siu mei (roasted meat) sudah menggantung barisan daging panggang di jendela mereka sebelum fajar. Bebek panggang, siu yuk (babi krispi), dan yang paling populer: char siu — babi panggang berwarna merah mahoni yang mengilat, aromanya menguar ke seluruh gang. Orang-orang antre untuk beli buat makan pagi, buat bekal makan siang, buat isi dim sum malam. Ini adalah makanan yang tidak mengenal waktu.
Dari Dinasti Tang hingga Cha Siu Bao
"Char siu" dalam bahasa Kanton berarti "dibakar di atas tusuk" — merujuk pada cara tradisional memasak potongan babi yang ditusukkan dan dibakar di atas api terbuka, teknik yang sudah ada sejak Dinasti Tang (abad ke-7–10 Masehi).
Yang membuat char siu Hong Kong khas adalah marinasi-nya: campuran kecap asin, kecap manis, saus hoisin, madu, minyak wijen, sedikit angkak (red yeast rice untuk warna merah), dan kadang rose wine (mei gui lu jiu). Daging direndam semalaman, lalu dibakar berulang kali dengan sering diolesi marinade — menghasilkan lapisan glasir karamel yang dalam dan kompleks.
Char siu kemudian menjadi isian char siu bao (bakpao) — salah satu dim sum paling populer di dunia, membawa cita rasa char siu ke jangkauan yang jauh lebih luas.
Apa yang Membuat Char Siu Sempurna?
Char siu terbaik punya empat karakteristik:
- Warna — Merah mahoni mengilat dari glasir madu yang karamelisasi, bukan dari pewarna makanan.
- Tekstur — Pinggiran sedikit charred (hangus tipis) tapi bagian dalam lembut dan juicy.
- Rasa — Manis dari madu dan kecap manis, asin dari kecap asin, dengan sedikit smoky dari proses pemanggangan.
- Potongan daging — Leher babi (neck/collar) adalah pilihan terbaik karena lemak dan dagingnya yang seimbang.
Rekomendasi Char Siu Terbaik
💚 Murah (HKD 50–100 / Rp 100.000–200.000 per porsi)
- Joy Hing Roasted Meat — Wan Chai. Sering disebut char siu terbaik Hong Kong oleh warga lokal. Sold out sebelum siang.
- Yat Lok — Central. Satu bintang Michelin, tapi harganya masih terjangkau.
💛 Sedang (HKD 100–250 / Rp 200.000–500.000)
- Kam’s Roast Goose — Wan Chai. Terkenal dengan roast goose-nya, tapi char siu-nya juga top tier. Michelin starred.
❤️ Mahal (HKD 300+ / Rp 600.000+)
- Lung King Heen — Four Seasons. Char siu dalam konteks fine-dining Cantonese tiga bintang Michelin.
FAQ
Apa yang membuat warna merah char siu?
Secara tradisional, warna merah berasal dari angkak (red yeast rice/fermented red rice) dan karamelisasi madu selama proses pemanggangan. Beberapa produsen modern menggunakan pewarna makanan merah untuk mempercepat proses, tapi hasilnya berbeda secara rasa dan penampilan.
Berapa lama char siu bisa disimpan?
Char siu segar paling enak dimakan hari itu. Kalau disimpan di kulkas, tahan 2–3 hari. Panaskan di oven atau pan sebelum dimakan — jangan microwave karena akan membuat kulit glasirnya jadi lembek.
Kuliner Hong Kong lainnya yang wajib kamu tahu: Asal Usul Dim Sum: Ritual Sarapan Hong Kong yang Butuh 1.000 Tahun dan Wonton Noodles Hong Kong: Sarapan 5 Menit yang Butuh 8 Jam Persiapan.
Di mana bisa makan char siu di Indonesia?
Restoran-restoran Cantonese atau Chinese BBQ di Jakarta seperti Tien Court (Copthorne Hotel), beberapa restoran di kawasan Pluit dan Pantai Indah Kapuk (PIK), serta cabang-cabang restoran Hong Kong style biasanya menyajikan char siu berkualitas baik.

1 Comment